HALAMANKANAN.COM, Jakarta – Wacana penggunaan hak angket oleh sejumlah anggota DPRD Kaltim belakangan ramai menghiasi laman pemberitaan media massa, dampak dari aksi 214 beberapa waktu lalu.
Fraksi Gerindra terdepan menghembuskan isu ini, namun menariknya hak angket versi Gerindra hanya menyasar Gubernur Kaltim, Rudi Mas’ud, tanpa mencantumkan nama Wakil Gubernur Seno Aji yang merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim.
Dilapangan, isu ini tak semerbak di pemberitaan. Fraksi PAN – Nasdem (gabungan) hingga kini diketahui belum melakukan pembahasan resmi terkait penggunaan hak angket.
Dikonfirmasi, Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin mengaku internal partainya belum melakukan pembahasan terkait hak angket.
“Belum, belum ada. Biasanya langsung laporan mereka ke saya,” ujar Erwin, Selasa (28/4).
Melihat dinamika pengajuan hak angket oleh sejumlah anggota DPRD di Karang Paci, Erwin mengaku masih mendalami informasi yang berkembang.
“Ya kita juga akan pelajari substansinya apa, sampai saat ini belum ada,” lanjutnya.
Erwin menegaskan fraksinya akan melihat informasi ini secara jernih agar tidak terjebak.
“Kita akan pelajari urgensinya sejauh apa, jangan sampai ada jebakan, apalagi fraksi kita kan gabungan sama Nasdem,” tegas Erwin.
Erwin menegaskan selaku ketua partai ia akan mempelajari lebih detail isu hak angket ini sehingga menutup ruang upaya laporan sepihak dari para kadernya yang duduk di DPRD Kaltim. “Jangan sampai cuma laporan sepihak,” pungkas Erwin.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Kaltim, Celni Pita Sari, hingga berita ini ditayangkan belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan resmi partainya. *)









Comment