Anarkis, Oknum Mahasiswa Bakar Bendera Partai Berlambang Ka’bah di Samarinda

HALAMANKANAN.COM, Samarinda – Aksi vandal diduga dilakukan oleh segelintir oknum mahasiswa saat menggelar aksi demo ke sejumlah kantor partai di Samarinda, Rabu (20/5) siang.

Diketahui, puluhan mahasiswa dari berbagai lembaga kemahasiswaan menggelar demo dengan mendatangi sejumlah kantor partai tingkat Provinsi di Samarinda.

Saat berada di kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di jalan Juanda ada sejumlah oknum pendemo yang membakar ban yang menimbulkan asap hitam.

Tidak berhenti disitu, oknum mahasiswa ini juga membakar bendera partai berlambang Ka’bah persis dihalaman kantor DPW PPP Kaltim.

Dikutip dari berbagai sumber, aksi ini buntut kekecewaan karena tidak ada perwakilan PPP yang hadir saat mereka menggelar diskusi terkait hak angket beberapa waktu lalu di sebuah kafe di Samarinda. Saat aksi, mereka juga tidak ditemui oleh perwakilan PPP Klatim.

Menanggapi hal ini, perwakilan pengurus DPW PPP Kaltim, Sobirin, mengecam keras tindakan oknum pendemo yang dianggap sudah berlebihan.

“Ini sudah berlebihan, bendera adalah simbol partai, tentu ini tidak bisa kami terima,” ungkap Sobirin saat dikonfirmasi di kantor DPW PPP Kaltim.

Ditanya prihal tidak ada perwakilan PPP Kaltim yang menemui pendemo, Sobirin menyebut disaat bersamaan ada agenda partai tingkat Provinsi yang tidak bisa ditunda.

“Bagaimana kami bisa menemui, kami juga ada agenda internal partai se Kaltim. Mereka (pendemo) juga tidak memberi tahu sebelumnya kalau akan menggelar aksi di kantor kami. Tidak ada pemberitahuan yang masuk,” lanjut Sobirin.

Menyikapi hal ini, Tim hukum PPP Kaltim langsung menggelar kordinasi guna mengambil langkah pasca kejadian ini.

“Tim hukum kami sedang mengkaji kemungkinan-kemungkinan, diantaranya akan kami somasi terlebih dahulu, jika tidak diindahkan, kamu akan ambil langkah hukum yang tegas,” ungkap Sobirin.

Sobirin juga menambahkan, pihaknya tidak membatasi mahasiswa menyampaikan aspirasinya namun dengan tidak merugikan pihak-pihak lain.

“Silakan sampaikan pendapatnya, tapi jangan merusak, apalagi membakar bendera yang menjadi simbol kekuatan partai kami,” tutup Sobirin. *)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *