HALAMANKANAN.COM, Jakarta – Dinamika politik ditingkat nasional terus memanas akhir-akhir ini, termasuk yang menerpa Partai Nasdem pimpinan Surya Paloh.
Celni Pita Sari, Ketua DPW Partai Nasdem Kaltim turut menyuarakan pandangan politiknya ditengah arus politik yang kuat.
Dalam postingan di media sosial Instagram pribadinya @celni_pita_sari Wakil Ketua DPRD Samarinda ini menulis catatan.
“Hari ini, buat teman-teman online ku yang selalu ada buat saya, ijinkan saya ngomong tentang politik sedikit ya, walaupun mungkin banyak yang nggak dukung ketika terjun kesini, tapi banyak juga yang merasa bahwa saya bisa mendedikasikan hidupku dan bisa lebih banyak membantu masyarakat di dapil lewat partai politik ini,”.
“Terkait berita yang ramai dibicarakan tentang partai kami tercinta dan Ketumbes (Ketua Umum Besar) Bapak Surya Paloh, saya berkewajiban untuk meluruskan sedikit. Sebagai kader partai militan dari awal Nasdem berdiri hingga saat ini,”.
“Saya keberatan dengan pemberitaan yang menggambarkan Partai Nasdem seolah berada dalam posisi paceklik diluar kekuasaan, serta ilustrasi visual yang tidak mencerminkan realitas, dan berpotensi membangun persepsi yang menyesatkan,”.
“Menurut saya pemberitaan itu tidak hanya bersifat interpretatif, tetapi telah melampaui batas kepatutan dengan membangun framing yang tidak proporsional terhadap fakta yang ada,”.
“Padahal secara faktual, Partai Nasdem telah menyatakan dukungan terbuka kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun memilih secara sadar tidak menempatkan kader di kabinet sebagai bentuk etika politik,”.
“Ini bukan kelemahan, melainkan pilihan nilai dan sikap kenegarawanan. Pak Surya sasar betul kursi kabinet bukan lah hal kami, dan mempersilahkan kepada yang mendukung dan ikut berkontribusi (di pilpres 2024),”.
“Saya menolak keras narasi yang menyamakan Partai Nasdem dengan logika ‘politik transaksional’. Jika Parta Nasdem berpikir transaksional, maka kursi kekuasaan dan lobi-lobi kabinet sudah pasti sudah menjadi pilihan sejak awal,”.
“Faktanya, Ketua Umum Surya Paloh justru menunjukkan etika politik tingkat tinggi, sikap tidak oportunistik, komitmen pada substansi bukan jabatan. Ini adalah pendidikan politik bagi bangsa, bukan kelemahan politik,”.
“Seluruh kader Nasdem ada untuk bapak, kami akan menjadi garda terdepan untuk membela ketika bapak dan Partai Nasdem yang kita cintai ini difitnah secara berlebihan seperti sekarang,”. *)
*dikutip dari postingan Instagram @celni_pita_sari, penulis merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Kaltim













Comment