HALAMANKANAN.COM, Kutai Timur – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud akhirnya meresmikan Jembatan Nibung di Kutai Timur, Selasa (24/2).
Setelah 13 tahun menunggu dengan berbagai hambatan, warga Kadungan Jaya dan Pelawan akhirnya bisa menikmati akses publik yang menghubungkan dua desa di dua Kecamatan ini.
Rudy Mas’ud menegaskan jembatan ini bukan sekadar bentang baja yang menghubungkan dua tepian sungai, ia menyebutnya sebagai simbol kehadiran negara yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kadungan Jaya dan Pelawan, Kecamatan Kaubun dan Sangkulirang. Yakinlah, jembatan ini bukan hanya milik kita, tapi milik kita semua,” ungkap Gubernur Kaltim usai meresmikan.
Menurutnya, infrastruktur bukan hanya soal fisik. Di balik setiap jembatan dan jalan yang dibangun, ada akses ekonomi yang terbuka, ada investasi yang masuk, ada lapangan kerja yang tercipta dan pada akhirnya ada kesejahteraan yang meningkat.
Mantan anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan kawasan utara Kaltim, khususnya wilayah pesisir harus bergerak maju dan rakyatnya sejahtera.
“Tidak boleh ada lagi desa yang tertinggal. Dengan jembatan ini, distribusi barang dan penumpang akan lebih cepat. Mobilitas warga akan lebih lancar. Waktu tempuh lebih efisien, lebih produktif. Desa-desa harus lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
“Tidak ada pekerjaan yang tidak selesai sepanjang kita punya niat dan komitmen kuat. Pemimpin boleh berganti, tetapi tanggung jawab terhadap rakyat tidak boleh terhenti. Itu komitmen pemimpin.”terangnya.
Menurut Gubernur, rampungnya Jembatan Nibung di tahun pertamanya menjabat menjadi bukti bahwa proyek yang menyangkut hajat hidup orang banyak tak boleh dibiarkan mangkrak dan harus diselesaikan. *)








Comment