by

Kerap Mangkir Undangan RDP, DPRD Samarinda Usul Ganti Kepala Dinas PUPR

HALAMANKANAN.COM, Samarinda – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda, Desy Damayanti, hingga berita ini diturunkan belum pernah memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Samarinda.

Teranyar, Desy Damayanti kembali mangkir pada RDP terkait upah pekerja Teras Samarinda yang banyak menimbulkan tanya bagi publik.

Pasalnya, ia terus mangkir saat diundang oleh DPRD Samarinda. Namun, ia justru muncul pada agenda ramah tamah yang digelar oleh pemerintah kota pada beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun pernah menyampaikan jika alasan ketidakhadiran bawahannya ini lantaran penyakit yang diderita oleh wanita tersebut. Dikatakannya, jika untuk sementara ini Desy tidak dapat bekerja di bawah tekanan.

Mendengar hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Samarinda Adnan Faridhan justru heran. Jika memang kadis PUPR sedang menderita sebuah penyakit, mengapa masih diberi peran untuk memegang sektor-sektor strategis.

“Apalagi dinas PUPR ini memegang anggaran triliunan. Pekerjaan ini tentunya memiliki tanggung jawab yang besar. Apakah orang yang sakit bisa menangani tanggung jawab sebesar itu?,” tuturnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Ia menyontohkan beberapa proyek besar seperti Teras Samarinda, Tugu Pesut, pembangunan terowongan, dan revitalisasi Pasar Pagi, yang semuanya bernilai tinggi dan membutuhkan pengawasan ketat.

Menurutnya, jika memang kondisinya tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas dengan baik, sebaiknya digantikan oleh sosok lain yang lebih siap menghadapi tekanan pekerjaan.

Politisi Golkar ini juga menekankan, ketidakhadiran seorang pejabat dalam RDP bisa berdampak pada transparansi penggunaan anggaran dan pengawasan proyek.

“Saya tidak ingin berspekulasi tentang kondisi kesehatan seseorang. Tapi jika sakitnya benar-benar menghambat tugas dan tanggung jawabnya, maka solusinya harus ada pergantian. Ini bukan masalah pribadi, tapi demi kepentingan masyarakat Samarinda,” pungkasnya. ADV

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *